Klasifikasi Tanaman Herbal Menggunakan Metode Naïve Bayes Classifier Dan K-Nearest Neighbor
Manurung, Fingki Junaidi
Perkembangan ilmu tanaman telah mengalami kemajuan yang pesat, khususnya
ilmu mengenai tanaman herbal. Tanaman herbal memiliki banyak manfaat bagi
kehidupan manusia yaitu sebagai penyedian oksigen, bahan makanan, obatobatan, maupun bahan kosmetika. Untuk mengetahui jenis-jenis tanaman herbal
dapat dilakukan dengan proses klasifikasi. Pada penelitian ini, fitur VGG16
digunakan untuk ekstraksi fitur daun herbal. Fitur yang digunakan berjumlah 6
fitur. Ada beberapa macam metode klasifikasi yang biasa digunakan. Pada
penelitian ini metode klasifikasi yang digunakan adalah metode Naïve Bayes
Classifier dan K-Nearest Neighbor (KNN). Metode Naïve Bayes Classifier
merupakan metode Bayesian Learning yang paling cepat dan sederhana.
Sedangkan metode KNN dapat melakukan klasifikasi dengan cepat berdasarkan
jarak terdekat diantara objek data. Berdasarkan hasil uji coba yang dilakukan,
penggunaan metode Naïve Bayes Classifier didapatkan nilai akurasi sebesar
92,86%, sedangkan dengan menggunakan metode K-Nearest Neighbor didapatkan
nilai akurasi sebesar 82,14%. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja metode Naïve
Bayes Classifier lebih baik dibandingkan metode KNN.
ilmu mengenai tanaman herbal. Tanaman herbal memiliki banyak manfaat bagi
kehidupan manusia yaitu sebagai penyedian oksigen, bahan makanan, obatobatan, maupun bahan kosmetika. Untuk mengetahui jenis-jenis tanaman herbal
dapat dilakukan dengan proses klasifikasi. Pada penelitian ini, fitur VGG16
digunakan untuk ekstraksi fitur daun herbal. Fitur yang digunakan berjumlah 6
fitur. Ada beberapa macam metode klasifikasi yang biasa digunakan. Pada
penelitian ini metode klasifikasi yang digunakan adalah metode Naïve Bayes
Classifier dan K-Nearest Neighbor (KNN). Metode Naïve Bayes Classifier
merupakan metode Bayesian Learning yang paling cepat dan sederhana.
Sedangkan metode KNN dapat melakukan klasifikasi dengan cepat berdasarkan
jarak terdekat diantara objek data. Berdasarkan hasil uji coba yang dilakukan,
penggunaan metode Naïve Bayes Classifier didapatkan nilai akurasi sebesar
92,86%, sedangkan dengan menggunakan metode K-Nearest Neighbor didapatkan
nilai akurasi sebesar 82,14%. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja metode Naïve
Bayes Classifier lebih baik dibandingkan metode KNN.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2024
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-03-13T07:18:55Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah