Analisis Manajemen Persediaan Bahan Baku Dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Pada Perusahaan Mie Tenaga Muda Pekanbaru
Br Manurung, Rosalinda Ribca Sevita
Economic Order Quantity (EOQ) merupakan model matematik yang
menentukan jumlah barang yang harus dipesan untuk memenuhi permintaan yang
diproyeksikan, dengan biaya persediaan yang diminimalkan. tujuan penelitian ini
untuk mengetahui apakah persediaan bahan baku dengan menggunakan Metode
Economic Order Quantyty (EOQ) lebih optimal dibandingkan metode
Konvensional yang diterapkan oleh Perusahaan Mie Tenaga Muda Pekanbaru.
Metode yang digunakan adalah metode kualitatif, data yang dikumpulkan
merupakan data primer dan sekunder dengan metode pengumpulan data
menggunakan observasi dan wawancara.
Berdasarkan analisis yang dilakukan peneliti dengan menggunakan
metode EOQ, dapat diketahui Kuantitas pemesanan optimal tahun 2020 adalah
4.453 Zak tiap kali pesan dengan frekuensi pemesanan sebanyak 6 kali per tahun
dan biaya persediaan sebesar Rp 629.291 dalam setahun, jumlah persediaan
pengaman (safety stock) tahun 2020 sebesar 171 Zak. Perusahaan harus
melakukan Pemesanan kembali (Reorder Point) tahun 2020 ketika persediaan
tinggal 228 zak. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan
metode EOQ dapat menekan biaya persediaan dan tingkat kebutuhan bahan baku
yang ekonomis dan optimal dibandingkan dengan metode yang digunakan oleh
perusahaan, sehingga perusahaan jika menerapkan metode EOQ, dapat
memperoleh laba yang maksimal.
menentukan jumlah barang yang harus dipesan untuk memenuhi permintaan yang
diproyeksikan, dengan biaya persediaan yang diminimalkan. tujuan penelitian ini
untuk mengetahui apakah persediaan bahan baku dengan menggunakan Metode
Economic Order Quantyty (EOQ) lebih optimal dibandingkan metode
Konvensional yang diterapkan oleh Perusahaan Mie Tenaga Muda Pekanbaru.
Metode yang digunakan adalah metode kualitatif, data yang dikumpulkan
merupakan data primer dan sekunder dengan metode pengumpulan data
menggunakan observasi dan wawancara.
Berdasarkan analisis yang dilakukan peneliti dengan menggunakan
metode EOQ, dapat diketahui Kuantitas pemesanan optimal tahun 2020 adalah
4.453 Zak tiap kali pesan dengan frekuensi pemesanan sebanyak 6 kali per tahun
dan biaya persediaan sebesar Rp 629.291 dalam setahun, jumlah persediaan
pengaman (safety stock) tahun 2020 sebesar 171 Zak. Perusahaan harus
melakukan Pemesanan kembali (Reorder Point) tahun 2020 ketika persediaan
tinggal 228 zak. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan
metode EOQ dapat menekan biaya persediaan dan tingkat kebutuhan bahan baku
yang ekonomis dan optimal dibandingkan dengan metode yang digunakan oleh
perusahaan, sehingga perusahaan jika menerapkan metode EOQ, dapat
memperoleh laba yang maksimal.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2022
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-06-21T08:32:37Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah