Model pembelajaran keterampilan kerumahtanggaan di PKBM sentra TKI
Rachmiati, Mia; Liesna, Liesna; Sukmawati, Erni; Waluyo, Waluyo; Hardiyanto, Edy; Somantri, Tatang
Program pembelajaran keterampilan kerumahtanggaan di PKBM sentra TKI dibagi ke dalam 3 (tiga) langkah. Langkah pertama adalah perencanaan, yang terdiri dari a) analisis kebutuhan belajar, b) rekruitmen pendidik, c) rekruitmen peserta didik, d) kesepakatan pembelajaran dan e) penyusunan
kurikulum dan jadwal belajar. Setelah itu, dilanjutkan ke langkah kedua, yaitu pelaksanaan pembelajaran, yang terdiri dari a) implementasi pembelajaran motorik dan b) implementasi pembelajaran kooperatif. Pembelajaran motorik dilakukan oleh pendidik untuk mengenalkan pengoperasian dan perawatan peralatan rumah tangga elektrik yang sedang dipelajari oleh peserta didik. Jenis-jenis metode latihan
yang dapat dikembangkan terdiri dari metode global (cara mengajar yang dilakukan dengan menampilkan sebuah keterampilan kerumahtanggaan secara utuh), metode bagian (cara mengajar yang membagi suatu keterampilan kerumahtanggaan menjadi bagian-bagian yang dimulai dengan
mengajarkan bagian-bagian terkecil dari suatu keterampilan
kerumahtanggaan dan pada akhirnya digabungkan menjadi satu
keterampilan kerumahtanggaan yang utuh) dan metode global bagian (campuran dari metode global dan metode bagian dengan menggabungkan kelebihan-kelebihan dari keduanya). Sementara pembelajaran kooperatif dapat dilakukan pendidik untuk memantapkan pembelajaran keterampilan graha, merawat pakaian dan lenan rumah tangga atau boga yang membutuhkan kerja sama tim, misalnya membersihkan bagian rumah, menyetrika atau memasak dengan memanfaatkan peralatan rumah tangga
elektrik yang telah dipelajari sebelumnya melalui pembelajaran motorik.
Jenis-jenis metode latihan yang dapat diimplementasikan adalah metode belajar bersama (menitikberatkan pada kerja sama setiap anggota kelompok untuk memperoleh hasil bersama yang maksimal) dan metode turnamen permainan tim (menitikberatkan pada kerja sama kelompok, berbagi tugas
untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh pendidik serta saling berkompetisi dalam permainan tim). Penilaian yang dilakukan dalam setiap pertemuan adalah penilaian aspek kognitif, afektif dan psikomotor. Selain itu, dari penilaian ini juga dikembangkan layanan konsultasi berupa konsultasi
remedial (diberikan pada peserta didik yang mengalami masalah dalam mempelajari keterampilan kerumahtanggaan untuk dicarikan jalan keluarnya) dan layanan pengayaan (bentuk bantuan yang diberikan kepada peserta didik yang cepat menerima pembelajaran keterampilan kerumahtanggaan, sehingga
kemampuannya melebihi peserta didik lainnya).
Langkah terakhir dalam program pembelajaran keterampilan
kerumahtanggaan adalah evaluasi, untuk mengetahui ketercapaian program dan memperbaiki kekurangan yang terjadi, melalui a) evaluasi konteks, b) evaluasi input, c) evaluasi proses dan d) evaluasi produk.
kurikulum dan jadwal belajar. Setelah itu, dilanjutkan ke langkah kedua, yaitu pelaksanaan pembelajaran, yang terdiri dari a) implementasi pembelajaran motorik dan b) implementasi pembelajaran kooperatif. Pembelajaran motorik dilakukan oleh pendidik untuk mengenalkan pengoperasian dan perawatan peralatan rumah tangga elektrik yang sedang dipelajari oleh peserta didik. Jenis-jenis metode latihan
yang dapat dikembangkan terdiri dari metode global (cara mengajar yang dilakukan dengan menampilkan sebuah keterampilan kerumahtanggaan secara utuh), metode bagian (cara mengajar yang membagi suatu keterampilan kerumahtanggaan menjadi bagian-bagian yang dimulai dengan
mengajarkan bagian-bagian terkecil dari suatu keterampilan
kerumahtanggaan dan pada akhirnya digabungkan menjadi satu
keterampilan kerumahtanggaan yang utuh) dan metode global bagian (campuran dari metode global dan metode bagian dengan menggabungkan kelebihan-kelebihan dari keduanya). Sementara pembelajaran kooperatif dapat dilakukan pendidik untuk memantapkan pembelajaran keterampilan graha, merawat pakaian dan lenan rumah tangga atau boga yang membutuhkan kerja sama tim, misalnya membersihkan bagian rumah, menyetrika atau memasak dengan memanfaatkan peralatan rumah tangga
elektrik yang telah dipelajari sebelumnya melalui pembelajaran motorik.
Jenis-jenis metode latihan yang dapat diimplementasikan adalah metode belajar bersama (menitikberatkan pada kerja sama setiap anggota kelompok untuk memperoleh hasil bersama yang maksimal) dan metode turnamen permainan tim (menitikberatkan pada kerja sama kelompok, berbagi tugas
untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh pendidik serta saling berkompetisi dalam permainan tim). Penilaian yang dilakukan dalam setiap pertemuan adalah penilaian aspek kognitif, afektif dan psikomotor. Selain itu, dari penilaian ini juga dikembangkan layanan konsultasi berupa konsultasi
remedial (diberikan pada peserta didik yang mengalami masalah dalam mempelajari keterampilan kerumahtanggaan untuk dicarikan jalan keluarnya) dan layanan pengayaan (bentuk bantuan yang diberikan kepada peserta didik yang cepat menerima pembelajaran keterampilan kerumahtanggaan, sehingga
kemampuannya melebihi peserta didik lainnya).
Langkah terakhir dalam program pembelajaran keterampilan
kerumahtanggaan adalah evaluasi, untuk mengetahui ketercapaian program dan memperbaiki kekurangan yang terjadi, melalui a) evaluasi konteks, b) evaluasi input, c) evaluasi proses dan d) evaluasi produk.
Detail Information
- Publisher
- PP PAUDNI Regional I Bandung
- Tahun
- 2013
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2018-12-05T02:44:36Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah