Model pembelajaran partisipatif (program pendidikan keluarga bagi orang tua dengan anak usia 13-15 tahun)
Darnowo, Darnowo; Sukmawati, Erni; Sutisna, Endang; Adil, Triono
Program pendidikan keluarga merupakan kegiatan yang
sasarannya adalah orangtua yang memiliki anak. Kegiatan ini harus dilakukan mengingat orangtua adalah pendidik utama dan pertama bagi anak. Program pendidikan keluarga diarahkan pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan orang tua dan orang dewasa tentang cara mendidik (asah-asih) dan mengasuh anak secara baik dan benar untuk berkembangnya semua potensi yang ada pada anak secara holistik.
PP PAUDNI Regional I Bandung pada tahun 2015 mengembangkan model pembelajaran partisipatif program pendidikan keluarga bagi orang tua dengan anak usia 13-15 tahun, yang diharapkan mampu mendorong orang tua berperan aktif memberi stimulus dan mendampingi anak dengan perlakuan yang tepat dan terbaik sesuai dengan tingkat perkembangan.
Pembatasan sasaran model pembelajaran yang hanya bagi orang
tua dengan usia anak 13-15 tahun, didasarkan atas pertimbangan bahwa pada rentang usia ini anak mulai bergaul dengan lingkungan main yang lebih luas, sehingga orang tua perlu ekstra hati-hati dalam mendidik dan melindungi anak-anaknya. Oleh karenanya pembelajaran bagi orang tua yang memiliki anak usia 13-15 tahun dirasa sangat prioritas untuk dilakukan.
Secara umum, tujuan pembelajaran partisipatif program
pendidikan keluarga adalah untuk meningkatkan kepedulian,
keterlibatan dan kesadaran orangtua/wali terhadap pentingnya
pendidikan sehingga mampu berperan aktif memberi stimulus, terus menerus belajar dan mendampingi anak untuk memberikan
perlakuan yang tepat dan terbaik sesuai dengan karakteristik
tumbuh kembangnya.
Adapun lebih khusus, pembelajaran partisipatif program
pendidikan keluarga dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman, kemampuan dan penyadaran bagi para orang tua tentang pentingnya: asupan gizi untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan fisik anak, petunjuk dan bimbingan untuk menstimulasi kecerdasan dan moral, serta melindungi anak dari kekerasan, dan pengaruh negatif dari lingkungan.
Model pembelajaran partisipatif bagi keluarga dengan anak usia 13-15 tahun berisi tentang : 1) Pendahuluan, berisi uraian tentang latar belakang, tujuan, dan pengguna model, 2) Landasan konsep, menguraikan secara singkat tentang beberapa konsep yang melandasi pengembangan model, antara lain konsep tentang pendidikan keluarga, pendidikan sepanjang hayat, pendidikan orang dewasa, dan pembelajaran partisipatif. 3) Model pembelajaran partisipatif, menguraikan secara rinci mulai dari tujuan pembelajaran, kompetensi inti dan kompetensi dasar, materi dan waktu, fasilitator, peserta, langkah proses pembelajaran, serta
penilaian, dan 4) Penutup berisi kesimpulan dan rekomendasi dari seluruh uraian yang disajikan dalam model.
Melengkapi naskah model ini, disertakan pula bahan ajar dan
media sederhana yang dapat digunakan oleh pendidik atau fasilitator dalam melaksanakan pembelajaran.
sasarannya adalah orangtua yang memiliki anak. Kegiatan ini harus dilakukan mengingat orangtua adalah pendidik utama dan pertama bagi anak. Program pendidikan keluarga diarahkan pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan orang tua dan orang dewasa tentang cara mendidik (asah-asih) dan mengasuh anak secara baik dan benar untuk berkembangnya semua potensi yang ada pada anak secara holistik.
PP PAUDNI Regional I Bandung pada tahun 2015 mengembangkan model pembelajaran partisipatif program pendidikan keluarga bagi orang tua dengan anak usia 13-15 tahun, yang diharapkan mampu mendorong orang tua berperan aktif memberi stimulus dan mendampingi anak dengan perlakuan yang tepat dan terbaik sesuai dengan tingkat perkembangan.
Pembatasan sasaran model pembelajaran yang hanya bagi orang
tua dengan usia anak 13-15 tahun, didasarkan atas pertimbangan bahwa pada rentang usia ini anak mulai bergaul dengan lingkungan main yang lebih luas, sehingga orang tua perlu ekstra hati-hati dalam mendidik dan melindungi anak-anaknya. Oleh karenanya pembelajaran bagi orang tua yang memiliki anak usia 13-15 tahun dirasa sangat prioritas untuk dilakukan.
Secara umum, tujuan pembelajaran partisipatif program
pendidikan keluarga adalah untuk meningkatkan kepedulian,
keterlibatan dan kesadaran orangtua/wali terhadap pentingnya
pendidikan sehingga mampu berperan aktif memberi stimulus, terus menerus belajar dan mendampingi anak untuk memberikan
perlakuan yang tepat dan terbaik sesuai dengan karakteristik
tumbuh kembangnya.
Adapun lebih khusus, pembelajaran partisipatif program
pendidikan keluarga dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman, kemampuan dan penyadaran bagi para orang tua tentang pentingnya: asupan gizi untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan fisik anak, petunjuk dan bimbingan untuk menstimulasi kecerdasan dan moral, serta melindungi anak dari kekerasan, dan pengaruh negatif dari lingkungan.
Model pembelajaran partisipatif bagi keluarga dengan anak usia 13-15 tahun berisi tentang : 1) Pendahuluan, berisi uraian tentang latar belakang, tujuan, dan pengguna model, 2) Landasan konsep, menguraikan secara singkat tentang beberapa konsep yang melandasi pengembangan model, antara lain konsep tentang pendidikan keluarga, pendidikan sepanjang hayat, pendidikan orang dewasa, dan pembelajaran partisipatif. 3) Model pembelajaran partisipatif, menguraikan secara rinci mulai dari tujuan pembelajaran, kompetensi inti dan kompetensi dasar, materi dan waktu, fasilitator, peserta, langkah proses pembelajaran, serta
penilaian, dan 4) Penutup berisi kesimpulan dan rekomendasi dari seluruh uraian yang disajikan dalam model.
Melengkapi naskah model ini, disertakan pula bahan ajar dan
media sederhana yang dapat digunakan oleh pendidik atau fasilitator dalam melaksanakan pembelajaran.
Detail Information
- Publisher
- PP Paudni Regional I
- Tahun
- 2015
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2018-09-04T04:22:35Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah