Putri Kumalasari : cerita rakyat Kalimantan Utara
Djamari, Djamari
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah Swt. karena penulisan naskah cerita anak yang berjudul Putri Kumalasari ini dapat saya selesaikan tepat pada waktunya. Cerita ini saya maksudkan sebagai bacaan untuk anak-
anak sekolah dasar (SD) kelas IV, V, dan VI. Cerita ini
saya tulis dan saya kembangkan dari cerita lisan Tidung, Kalimantan Utara. Cerita lisan itu dalam bentuk singkat telah dimuat dalam Bunga Rampai Cerita Lisan Tidung, Kalimantan Utara yang ditulis oleh Inung Setyami, Eva Apriani, dan Siti Fathonah. Menurut hemat saya, cerita dalam buku ini layak untuk dibaca oleh anak-anak seusia sekolah dasar (SD). Selain dapat memperkaya wawasan kebangsaan melalui beragam budaya atau sastra daerah di Indonesia, cerita ini juga mengandung ajaran spiritual, budi pekerti, dan kepribadian positif yang amat dibutuhkan oleh anak-anak. Hal itu sebagaimana tercermin di dalam cerita bahwa di dalam kehidupan sehari-hari, siapa saja dapat berbuat baik untuk membantu kepentingan orang lain. Jika orang sedang berkuasa tidak baik mempergunakan kekuasaan untuk menyusahkan apalagi menindas orang lain. Pada prinsipnya, orang harus saling menolong. Sebagai pemimpin, kalau sudah berjanji harus ditepati agar orang lain tidak merasa dirugikan. Oleh karena itu, warisan luhur di dalam cerita ini diharapkan dapat menjadi salah satu media pengembangan kualitas hidup dan masa depan anak-anak Indonesia.
anak sekolah dasar (SD) kelas IV, V, dan VI. Cerita ini
saya tulis dan saya kembangkan dari cerita lisan Tidung, Kalimantan Utara. Cerita lisan itu dalam bentuk singkat telah dimuat dalam Bunga Rampai Cerita Lisan Tidung, Kalimantan Utara yang ditulis oleh Inung Setyami, Eva Apriani, dan Siti Fathonah. Menurut hemat saya, cerita dalam buku ini layak untuk dibaca oleh anak-anak seusia sekolah dasar (SD). Selain dapat memperkaya wawasan kebangsaan melalui beragam budaya atau sastra daerah di Indonesia, cerita ini juga mengandung ajaran spiritual, budi pekerti, dan kepribadian positif yang amat dibutuhkan oleh anak-anak. Hal itu sebagaimana tercermin di dalam cerita bahwa di dalam kehidupan sehari-hari, siapa saja dapat berbuat baik untuk membantu kepentingan orang lain. Jika orang sedang berkuasa tidak baik mempergunakan kekuasaan untuk menyusahkan apalagi menindas orang lain. Pada prinsipnya, orang harus saling menolong. Sebagai pemimpin, kalau sudah berjanji harus ditepati agar orang lain tidak merasa dirugikan. Oleh karena itu, warisan luhur di dalam cerita ini diharapkan dapat menjadi salah satu media pengembangan kualitas hidup dan masa depan anak-anak Indonesia.
Detail Information
- Publisher
- Badan Penegembangan dan Pembinaan Bahasa
- Tahun
- 2016
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2021-09-27T11:05:26Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah