Ngenteni pitik ngeyub = Menunggu ayam berteduh
Putro, Effy Widjono
Agusta masih kelas 3 SD, sifatnya serba tidak sabaran. Ketika ada hewan ribut, dia marah. Supaya jera, hewan-hewan itu disakiti. Beda dengan Nastiti dan Rustanti yang penyabar. Keduanya sering mengingatkan jika perilaku Agusta tidak baik. Sifat Agusta sedikit demi sedikit berubah, jadi lebih baik dan sabar. Dia sekarang mengerti jika hewan mempunyai naluri melebihi manusia. Hewan diciptakan hidup di bumi seperti manusia.
Detail Information
- Publisher
- Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
- Tahun
- 2024
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-12-04T13:42:23Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah