Panduan singkat: Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat
Hadiyanta, Ign. Eka
Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat (Keraton Yogyakarta) merupakan salah satu bagian dari dinasti Mataram Islam yang eksis sejak akhir abad ke-16 M di Kotagede. Berdasarkan Perjanjian Giyanti 1755 M Keraton Yogyakarta eksis dengan raja yang pertama adalah Sultan Hamengku Buwana I, keraton tersebut tumbuh berkembang, mengalami pasang surut dan masih lestari sampai dengan saat ini. Keberadaan pusaka budaya tersebut mengekspresikan wawasan kesejarahan, kebudayaan, politik, filosofis, seni, arsitektural, dan sosio-religius. Oleh karena itu, keraton tersebut merupakan pusaka budaya bangsa yang bernilai tinggi, baik bagi sejarah, ilmu pengetahuan, kebudayaan, asosiatif, dan ekonomis. Kondisi saat ini Keraton Yogyakarta dan lingkungannya berada di sekitar wilayah dalam benteng baluwarti atau jeron beteng. Jejak-jejak kesejarahannya dapat ditemukan di wilayah tersebut. Berbagai potensi budaya yang ada perlu terus disosialisasikan dan diinformasikan kepada pelajar, mahasiswa, dan khalayak umum. Terkait dengan hal tersebut di atas buku panduan singkat ini untuk mengantar kepada pembaca mengenal secara awal tentang Keraton Yogyakarta.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Yogyakarta
- Tahun
- 2010
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-10-17T02:03:32Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah