• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. PERPUSTAKAAN SMP YASPORBI I
  2. Katalog
  3. Batu berdaun = Batu badaong = Blattiger stein
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Batu berdaun = Batu badaong = Blattiger stein

Ida Costansa Tamaela, Ida; Sadam Nukuhehe, Sadam; Chelsy Cherly Gommies, Chelsy; Tammy Simanjuntak, Tammy; Evi Olivia Kumbangsila, Evi

Pada suatu hari di sebuah desa kecil, tinggal seorang ibu yang biasa dipanggil Mama Lea bersama kedua anak lelakinya yang bernama Ado dan Fito yang nmerupakan anak yatim. Adapun harapan sang ibu untuk kedua anaknya menjadi dewasa dan mendapatkan pekerjaan. Sekarang saatnya musim panen jagung. Dikarenakan tidak enak badan, sang ibu hendak mencari kedua anaknya untuk menggantikannya memanen hasil kebun. Ibu mendapati kedua anaknya sedang bermalas-malasan sambil bermain domino. Karena mengabaikan permintaan tersebut, Mama Lea terluka mendengar perkataan anak-anaknya lalu pergi ke kebun dengan perasaan sedih dan kecewa. Dalam perjalanan melewati hutan, disitu terdapat batu besar yang sangat dikeramatkan warga desa. Konon batu ini dapat mendengarkan setiap keluhan warga desa yang berhati bersih dan tulus. Batu Badaong, orang-orang menyebutnya demikian karena di atasnya terdapat daun-daun yang lebat. Mama Lea bercerita, Wahai batu, aku sudah tidak sanggup lagi. Mereka tidak pernah membantuku. Mereka tidak peduli padaku. Tolonglah ambil diriku. Tolonglah wahai batu!”. Tak lama kemudian cuacapun berubah menajdi sangat buruk. Mama Lea pun beranjak masuk ke dalam batu itu. Malam pun tiba Ado dan Fito pulang ke rumah, dan langsung mrncari makanan, tetapi tidak ada. Mereka juga mencari ibunya, tetapi tidak didapatinya. Satu per satu tetangga mereka tanyai. Kemudian, mereka mendatangi rumah tetua adat desa dan menjelaskan perihal kedatangan mereka. Setelah mendengar hal itu, tetua adat desa lalu berkata, “Ibu kalian pasti pergi ke hutan. Ada batu keramat yang sering dibicarakan orang-orang di hutan itu. Celakalah, nak! Jika ibu kalian masuk ke dalam batu itu, ia tidak akan bisa keluar selama-lamanya.” Kemudian mereka berlari menuju tempat tersebut. Sesampainya di sana, Mereka pun sadar bahwa ibu mereka telah ditelan batu. Sambil menangis, mereka berlutut dan memohon kepada ibunya dan meminta batu badaong untuk menelan mereka. Namun keadaan sudah terjadi, Akhirnya mereka bernyanyi di depan batu.
Detail Information
Publisher
Kantor Bahasa Provinsi Maluku, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Tahun
2022
Bahasa
id
Last Updated
2024-01-11T03:58:39Z
Subjects / Keywords
Bahasa dan Kesusatraan Cerita anak Bahasa Daerah Cerita rakyat
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

PERPUSTAKAAN SMP YASPORBI I
PERPUSTAKAAN SMP YASPORBI I
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 669
Online: 669 Onsite: 0
Bulan ini 10.778
Online: 10.778 Onsite: 0
Total 22.484
Online: 17.698 Onsite: 4.786

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar