• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. PERPUSTAKAAN SMP YASPORBI I
  2. Katalog
  3. Buletin Haba nomor 27 tahun 2003: perempuan dalam perspektif...
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Buletin Haba nomor 27 tahun 2003: perempuan dalam perspektif sejarah dan budaya

Syamsuddin, T.; Seno, Seno; Wahyuni, Sri; Nursaniah, Cut; Lestari, Titit; Budi Wibowo, Agus

Apabil kita membincangkan perempuan terasa tidak akan habis-habisnya. Banyak hal yang dapat dikupas, dari berbagai sudut pandang, bik dari sudut pandang ideologi, sosial, budaya, ekonomi, politik, maupun dari sudut pandang hankam. Seperti halnya laki-laki, perempuan seharusnya mempunyai hak dan kewajiban yang sama di dalam masyarakat menurut ajaran agama islam jelas-jelas mengajarkan bahwa perempuan dan laki-laki mempunyai kedudukan yang sama.
kedua-duanya mendapat tugas dan kewajiban yang sama terhadap tuhan penciptanya, terhadap sesama manusia dalam masyarakat, serta sama-sama mendapat hak dan wewenang sesuai dengan amal perbuatan dan kedudukannya. Namun apa yang kita lihat selama berabad-abad? telah terjadi diskriminasi gender antara laki-laki dan perempuan, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun negar, pada berbagai aspek kehidupan. Konstruksi sosial-budaya yang diciptakan oleh manusia telah menelorkan suatu teori yang berkaitan dengan pembagian kerja/peran secara seksual. Perempuan tidak dipandang lagi sebagai makhluk yang sama derajatny dengan laki-laki.
Detail Information
Publisher
Balai Pelestarian Nilai Budaya Aceh
Tahun
2003
Bahasa
id
Last Updated
2023-12-07T04:35:54Z
Subjects / Keywords
Kebudayaan Kearifan lokal Penelitian kebudayaan
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

PERPUSTAKAAN SMP YASPORBI I
PERPUSTAKAAN SMP YASPORBI I
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 454
Online: 454 Onsite: 0
Bulan ini 11.781
Online: 11.781 Onsite: 0
Total 23.487
Online: 18.701 Onsite: 4.786

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar