Sasahil dan nekora: tradisi tutup rumah di Maluku
Pelupessy, Pieter Jacob; Rieuwpassa, S.; Pelupessy, Raymond I. E.; Pesurnay, Charles Y.; Soselisa, Pieter Sammy; Sihasale, Wellem R.; Alfons, Christwyn R.; Soselisa, Hendry Ch.
Temuan penelitian tentang Sasahil dan Nekora : Tradisi Tutup Rumah di Maluku memiliki makna tentang tolong-menolong antar warga sebagai orang basudara merupakan local knowledge, dan digunakan sebagai local wisdom untuk menjalani hidup bermasyarakat. Tradisi tutup rumah berserta aktivitas hidup
lainnya yang dijumpai pada masyarakat adat di Negeri Siri Sari Serani dan Siri Sari Islam di Pulau Saparua, Kabupaten Maluku Tengah dengan Sasahil, dan masyara kat adat di Desa Telalora , Pulau Masela Kabupaten Maluku Barat Daya dengan Nekora terus lestari.
Dalam prakteknya, tradisi Sasahil dan Nekora memiliki
perbedaan dalam cara, proses pelaksanaan, dan penyebutan tetapi nilai dasar (basic value) tentang tolong-menolong antar orang bersudara untuk tutup rumah bermakna sama, karena terdapat relasi saling memberi dan menerima yang kental dikalangan warga. Tradisi tutup rumah sedang berada pada era perubahan yang dikhawatirkan bahwa nilai dasar bisa punah. Studi ilmiah untuk menginventarisasi nilai budaya yang dilakukan oleh peneliti dari Balai Pelestarian Nilai Budaya Ambon menjadi relevan karena tradisi Sasahil dan Nekora merupakan local wisdom yang mengandung nilai solidaritas sosial, kerjasama, tolong-menolong antar warga sesuai hasil penelitian dan seminar ilmiah, maka masyarakat dan pemerintah memiliki kepentingan untuk melestarikan budaya lokal sebagai kekayaan Indonesia .
lainnya yang dijumpai pada masyarakat adat di Negeri Siri Sari Serani dan Siri Sari Islam di Pulau Saparua, Kabupaten Maluku Tengah dengan Sasahil, dan masyara kat adat di Desa Telalora , Pulau Masela Kabupaten Maluku Barat Daya dengan Nekora terus lestari.
Dalam prakteknya, tradisi Sasahil dan Nekora memiliki
perbedaan dalam cara, proses pelaksanaan, dan penyebutan tetapi nilai dasar (basic value) tentang tolong-menolong antar orang bersudara untuk tutup rumah bermakna sama, karena terdapat relasi saling memberi dan menerima yang kental dikalangan warga. Tradisi tutup rumah sedang berada pada era perubahan yang dikhawatirkan bahwa nilai dasar bisa punah. Studi ilmiah untuk menginventarisasi nilai budaya yang dilakukan oleh peneliti dari Balai Pelestarian Nilai Budaya Ambon menjadi relevan karena tradisi Sasahil dan Nekora merupakan local wisdom yang mengandung nilai solidaritas sosial, kerjasama, tolong-menolong antar warga sesuai hasil penelitian dan seminar ilmiah, maka masyarakat dan pemerintah memiliki kepentingan untuk melestarikan budaya lokal sebagai kekayaan Indonesia .
Detail Information
- Publisher
- Balai Pelestarian Nilai Budaya Maluku
- Tahun
- 2012
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-10-26T08:48:27Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah