• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. PERPUSTAKAAN SMP YASPORBI I
  2. Katalog
  3. Buletin narasimha : membangun insan cerdas berkarakter - no....
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Buletin narasimha : membangun insan cerdas berkarakter - no. 10/X/2017

Kemendikbud, Balai Pelestarian Cagar Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta

Pembentukan karakter merupakan salah satu tujuan pendidikan nasional. Tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik untuk memiliki kecerdasan, kepribadian dan akhlak mulia (Pasal I UU Sisdiknas tahun 2003). Amanah UU Sisdiknas tahun 2003 itu bermaksud agar pendidikan tidak hanya membentuk insan Indonesia yang cerdas, namun juga berkepribadian atau berkarakter, sehingga nantinya akan lahir generasi bangsa yang tumbuh berkembang dengan karakter yang bernafas nilai-nilai luhur bangsa serta agama. Beberapa tujuan tersebut di atas juga sinkron dengan beberapa pokok pikiran dalam Nawacita Presiden Joko Widodo terutama pada butir 5, 6, 8 dan 9 antara lain:

1. Meningkatkan kualitas hidup manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan.
2. Meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar Internasional sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya.
3. Melakukan revolusi karakter bangsa.
4. Memperteguh kebhinekaan dan memperkuat restorasi sosial Indonesia melalui kebijakan memperkuat pendidikan kebhinekaan dan menciptakan ruang dialog antara warga secara berkeseimbangan.

Tentu tidak semua butir Nawacita itu secara konkret dapat diekspose melalui buletin ini, tetapi arah tujuan peningkatan kualitas hidup manusia dapat dilaksanakan dengan berbagai cara melalui proses pembelajaran. Proses pembelajaran dalam konteks upaya memberikan pemahaman pelestarian cagar budaya dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan di dalam sekolah cagar budaya, kemah budaya, jelajah budaya, loka karya, kemah Saka Widya Budaya Bakti. Berbagai kegiatan yang ada diharapkan dapat memberikan pengenalan, pengetahuan, pengertian, pemahaman, dan refleksi, sehingga proses internalisasi dapat dilakukan. Proses pembelajaran tentu tidak cukup dilakukan dengan memberikan kognisi saja, tetapi juga harus dengan memberikan berbagai hal yang bersifat afeksi dan psikomotorik yaitu berbagai kegiatan praktik atau melakukan sesuatu secara konkret. Hal itu sangat jelas dan konkret dilakukan dalam sekolah cagar budaya.

Transfer pengetahuan juga dapat dilakukan dengan belajar dari keteladanan dan akumulasi pengalaman kolektif para tokoh. Dalam hal ini yang pernah mengabdikan diri di Balai Pelestarian Cagar Budaya, antara lain: Winston Sam Dauglas Mambo, Wahyu Astuti, Titik Retnowati, Yudi Royani, Suharto, dan Slamet. Mereka beberapa dekade mengabdikan diri di dunia cagar budaya bahkan telah mampu mengekspresikan sikap dan mengeksternalisasi berbagai pengetahuan pelestarian secara konkret. Oleh karena itu, tidak berlebihan apabila setiap insan pelestari generasi sekarang dapat menimba ilmu dari berbagai pengalaman pendahulu. Sosok tokoh dapat menjadi wahana belajar secara langsung, baik kata-kata, sikap, maupun perbuatan atau perilakunya. Apa yang baik dapat kita jadikan patokan dan bahkan apabila memungkinkan kita tambah dengan berbagai sentuhan kreativitas dan inovasi. Kita semua hendaknya mampu bersikap, bahwa tidak ada gunanya jika kita menjadi insan cerdas tanpa karakter. Berbagai pelajaran hidup dari momentum kesejarahan, nilai penting cagar budaya, dan tokoh-tokoh pelaku pelestarian dapat kita gali informasi dan inspirasinya. Apa yang dikatakan Bung Karno sangat relevan, bahwa kita semua harus mampu “mengambil api dan jangan abunya”. Artinya, kita semua harus mampu mengambil api semangat dan inspirasi kebudayaan dan jangan sebaliknya mengambil abu sebagai residu kebudayaan yang tidak berguna bagi upaya membangun integritas kehidupan.
Detail Information
Publisher
Balai Pelestarian Cagar Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta
Tahun
2017
Bahasa
id
Last Updated
2020-06-16T09:26:37Z
Subjects / Keywords
Cagar Budaya Warisan budaya Penelitian kebudayaan
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

PERPUSTAKAAN SMP YASPORBI I
PERPUSTAKAAN SMP YASPORBI I
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 868
Online: 868 Onsite: 0
Bulan ini 4.495
Online: 4.495 Onsite: 0
Total 34.221
Online: 29.435 Onsite: 4.786

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar