Makam-makam Wali Sanga di Jawa
Suhadi, Machi; Hambali, Halina
Rekayasa rancang bangun makam dari para wali dan para penyebar agama Islam di Indonesia tidak mengambil alih teknologi dunia Islam dari daerah Magribi, Persia, Arab, Siria, dan India (Gujarat) melainkan mengadaptasikan arsitektur lokal yang sudah ada sebelumnya, baik yang bersifat Hindu-Buddha maupun bangunan asli berupa punden berundak. Ini adalah rekayasa alami yang mengikuti proses panjang selama berabad-abad. Kebudayaan asli sebagai intinya (cultural core) di Indonesia sudah terbentuk sejak masa proto-sejarah yang selanjutnya menjadi inti kebudayaan tahap lanjutan setelah mendapatkan sentuhan dari pengaruh asing dari India, Arab, Cina, dan Eropa. Adapun bentuk kubah pada bangunan religius mulai mantap dipergunakan sejak abad XVIIIM.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Jenderal Kebudayaan
- Tahun
- 1994
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2019-08-31T13:15:21Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah