• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. PERPUSTAKAAN SMP YASPORBI I
  2. Katalog
  3. KALPATARU Majalah arkeologi vol 18
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

KALPATARU Majalah arkeologi vol 18

Nurani, lndah Asikin; Inagurasi, Libra Hari; -, Amelia; -, Jatmiko; Abdillah, Dariusman; Triwurjani, R.r.; -, Jatmiko

POLA ZONAL GUA-GUA HUNIAN
KAW ASAN JAW A TIMUR
lndah Asikin Nurani
Balai Arkeologi Yogyakarta
Pennukiman gua yang berkembang pada kala Holosen di Jawa Timur tersebar pada beberapa kelompok gua antara lain di Gunung Watangan, Sampung, Bojonegoro, dan Situbondo. Masing-masing kclompok gua memiliki karalcter sendiri-sendiri baik dari pola komunitasnya maupun pengembangan tcknologinya. Makalah ini memberi gambaran tentang karalcter masing-masing kelompok gua dalam pola komunitasnya dan pola zonal yaitu hubungan antarkomunitas.

TATA LETAK DAN TIPOLOGI BANGUNAN KUNA
PADA INOUSTRI GULA DI PANTAI UTARA JAWA TENGAH
Libra Bari Inagurasi
Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional
Gula yang terbuat dari cairan batang tebu, merupakan komoditi perdag,mgan penting, pada kurun waktu abad ke- 19- awal 20. Tanarnan tebu (Saccharum ojjicinarum) sebenamya sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak zaman kuna. Ketika pemerintahan Hindia Belanda tebu banyak mendapat perhatian. Hal itu disebabkan tebu merniliki nilai ekonomis yang tinggi, terutama sebagai bahan baku pembuatan gula. Gula menjadi komoditi perdagangan penting, yang man1pu memberikan keuntungan besar bagi Belanda. Dikarenakan gula menjadi komoditi perdagangan penting, Belanda mendirikan pabrik-pabrik gula. Salah satu pusat persebaran industri gula di Jawa Tengah ialah daerah pantai utara seperti: Kendal, Pekalongan, dan Pemalang. Disana tinggalan pabrik gula kuna berasal dari masa kolonial Belanda cukup banyak, di antaranya: pabrik gula Cepiring, Gemuh, Puguh, Kaliwungu, Sragi, Comal, dan Sumberharjo. Industri gula di Indonesia dapat dikategorikan industri tertua yang dikenalkan oleh Belanda beratus-ratus tahun yang lalu. Industri gula masa lampau tem1asuk salah satu kajian arkeologi. Seperti diketahui lingkung,m di sekitar industri gula, terdapat pemukima.n yang dihuni oleh para pegawai pabrik. Tinggalan arkeologi dari industri gula masa larnpau yang masih dapat diarnati ialah tinggalan arsitektural, berupa bangumm-bangunan kuna yang memiliki ciri-ciri atau tipe-tipe khas bangunan gaya kolonial. Tulisan ini mencoba mengungkap segi keletakan dan tipologi atau bentuk da.ri bangunan-bangunan kuna yang menjadi bagian da.ri industri gula.

MANUSIA KERDIL 'HOMO FLORESJENSJS' LIANG BUA PEMBURU STEGODON ?
Jatmiko
Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeo/ogi Nasional
ABSTRAK. Situs Liang Bua adalah nama sebuah gua karst yang terdapat pada salal1 satu dinding perbukitan gamping di Flores yang secara administratif terletak di Desa Teras, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Situs ini merupakan sebuah gua hunian (okupasi) manusia prasejarah yang mempunyai 'sequence' sangat panjang dan berlangsung sejak Kala Plestosen sampai Holosen. Dari basil penelitian yang dilakukan sejak tahun 1978 - 1989 oleh Puslit Arkenas dan kemudian dilanjutkan lagi melalui kerjasama penelitian dengan University of New England (Australia) pada tahun 2001-2004, telah ditemukan sejumlah bukti tinggalan budaya, sisa-sisa fauna dan manusia yang mempunyai ciri-ciri atau karakteristik prasejarah; yaitu mulai dari tingkat budaya paleolitik - preneo/itik - neo/itik - paleometalik (masa logam awal). Salah satu bukti temuan menarik yang dihasilkan dalam ekskavasi tahun 2001 - 2004 di situs ini adalal1 didapatkannya beberapa jenis temuan fauna endemik dan fragmen tulang manusia 'Homo jloresiensis' yang tidak ditemukan dalam penelitian sebelumnya. Salah satu jenis fauna endemik yang ditemukan sangat melimpah di situs ini adalah fragmen tulang-tulang stegodo" kerdil yang ditemukan dalam konteks/asosiasi dengan beberapa artefak batu, bekas-bekas jejak perapian dan sisa-sisa tulang manusia kerdil Homo jloresiensis. Dari basil analisis pertanggalan diperoleh petunjuk bahwa manusia Homo jloresiensis di situs ini telah berlangsung sejak 38.000 - 18.000 tahun lalu. Tulisan ini merupakan sebuah informasi awal tentang hasil-hasil penelitian yang diperoleh di Situs Liang Bua dalam dekade lima tahun belalqmgan ini. Pengamatan difokuskan pada konteks tinggalan fauna endemik (khususnya Stegodon) dalan1 kaitatmya dengan temuan manusia Homo jloresiensis serta tinggalan-tinggalan budayanya.


TRADISI BERBURU 'RORILAKO' DI SOA, KABUPATEN NGADA, FLORES TENGAH
Jatmiko* & Asri Moi**
Di berbagai wilayah di Indonesia Timur (terutama di Flores) banyak terdapat trndisi dan adat­istiadat lama yang masih berlanjut dan bertahan sampai sekarang. Pada umumnya tradisi tersebut berupa upacara-upacara ritual yang berkaitan dengan pemujaan leluhur serta pendirian bangumm-bangunan mcgalitik yang disebut 'Compang' ( di Flores Barat) atau 'Ture' (di Flores Tengah). Namun di daernh Kecamatan Soa dan Boawae yang secara administratif terletak di Kabupaten Ngada (Flores Tengah) mempunyai daya tarik tersendiri dalam ha! tinggalan budaya, adat-istiadat dan tradisinya yang masih bcrtahan sampai sekarang. Salah satu bentuk tradisi budaya menarik yang masih bertahan dan dilakukan sccara turun-temurun di wilayah ini adalah tradisi berburu yang disebut 'Rori/aka'. Tradisi berburu secara tradisional yang dilakukan setiap talmn sekali menjelang musim hujan (antara bulan September - Oktober) ini dimaksudkan untuk mengusir atau memerangi han1a dan menyambut musim tanam dengan jalan membakar hutan/padang. Kegiatan tradisi berburu ini dilakukan secara 'sakral' melalui berbagai tahapan upacara religius yang diselenggarakan oleh setiap suku di wilayah Soa dan Boawae. Tulisan ringkas dari tinjawrn etnogra.fis ini merupakan sebuah informasi awal yang menceritakan tentang proses kegiatan upacara tradisi berburu di Soa, yaitu mulai dari tahap persiapan/awal sampai akhir. Data tentang tradisi bcrburu ini sebagian besar diperoleh dari hasil wawancara dengan para ketua adat dan tokoh masyarakat di Soa.
Detail Information
Publisher
Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional
Tahun
2006
Bahasa
id
Last Updated
2017-04-27T03:03:12Z
Subjects / Keywords
Penelitian dan Pengembangan
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

PERPUSTAKAAN SMP YASPORBI I
PERPUSTAKAAN SMP YASPORBI I
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 407
Online: 407 Onsite: 0
Bulan ini 9.786
Online: 9.786 Onsite: 0
Total 21.492
Online: 16.706 Onsite: 4.786

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar