Aspek psikologis sosial Jugun Ianfu sebagai korban kekerasan seksual pendudukan Jepang di Indonesia
Amril, Oslan; Irma, Irma
Cara Jepang memobilisasi dan merekrut perempuan untuk kebutuhan seksual tentara Jepang dan warga sipil, menunjukkan bagaimana pandangan orang Jepang terhadap bangsa Indonesia. Kesewenang-wenangan Jepang dan juga penipuan yang dilakukan, baik kepada pejuang kemerdekaan dan orang-orang kecil seperti wanita yang menghibur wanita, hanya menegaskan fakta bahwa bangsa Indonesia yang dijajah harus genuflect ke Jepang pada saat itu. Dari pengalaman para korban yang hidup dari para korban. menghibur wanita, kami mendapat beberapa pelajaran yang sangat penting. Kolonialisme dalam bentuk apa pun adalah pengabaian dan pelanggaran nilai-nilai hak asasi manusia dan kemanusiaan. Perbudakan dan praktik politik yang dilakukan perempuan penghibur oleh pemerintah Jepang pada masa penjajahan tidak hanya meninggalkan sejarah, tetapi juga politik dan sosiologis mengubah kehidupan masyarakat Indonesia. Melalui kekuatan, ancaman dan teror, pemerintah Jepang merekrut perempuan Indonesia untuk melayani sebagai budak seks untuk memenuhi hasrat seksual anggota militer di koloni. Setelah lebih dari setengah abad berlalu, tuntutan keadilan dan kebenaran menghibur korban perempuan yang tidak juga mendapat titik terang.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pelestarian Nilai Budaya Sumatera Barat
- Tahun
- 2015
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2019-03-30T03:49:18Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah